THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 25 April 2011

TIPS-TIPS MARIO TEGUH

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan
Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah

MENGATASI ALERGI TELUR

New York, Alergi telur sering dialami anak-anak. Untuk menghindari alergi telur biasanya disarankan tidak makan telur. Tapi kini peneliti telah menemukan cara jitu untuk mengatasi alergi telur yakni dengan memberikan putih telur dalam dosis yang dinaikkan.

Studi yang dilakukan Hopkins Children di AS menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi telur dengan dosis protein yang lebih tinggi ternyata dapat mengatasi alergi telur yang dialaminya.

Penemuan telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Allergy, Asthma & Immunology pada 2 Maret 2010 seperti dilansir Indiavision, Rabu (3/2/2010).

Penemuan sebelumnya di Hopkins Children juga menunjukkan pendekatan yang sama. Penemuan tersebut dikenal dengan oral immunotherapy, yang telah berhasil digunakan untuk mengobati alergi susu pada anak.

Beberapa anak dalam penelitian alergi susu ini telah berhasil mengatasi keadaan mereka dan banyak yang mengalami gejala alergi lebih ringan setelah diterapi.

Kini para peneliti melaporkan hasil yang sangat menggembirakan pada anak-anak alergi yang terhadap telur.

"Seperti yang kita lihat pada pasien dengan alergi susu sebelumnya, oral immunotherapy untuk anak alergi telur bekerja dengan cara yang sama, tapi dengan pelatihan sistem imun yang perlahan untuk menolerir alergen yang menyebabkan reaksi alergi," kata Robert Wood, MD, direktur Allergy & Immunology di Hopkins Children.

Para peneliti mengatakan hasil awal ini membutuhkan pemantauan jangka panjang terhadap pasien. Mereka juga memperingatkan bahwa oral immunotherapy dapat dilakukan hanya terhadap alergi pediatrik yang terlatih.

Dalam penelitian selama 11 bulan terhadap 55 anak usia 5-18 tahun, peneliti memberikan putih telur dengan dosis yang dinaikkan kepada 40 pasien selama melakukan tantangan makanan yang diadakan di sebuah klinik di bawah pengawasan seorang dokter. Sementara 15 anak-anak menerima plasebo, makanan seperti putih telur tetapi tidak mengandung protein telur.

Di akhir penelitian, lebih dari separuh anak-anak yang makan telur (21 dari 40 anak) dapat menolerir 5 gram telur tanpa reaksi alergi. Sebaliknya, tak satupun anak yang makan telur plasebo mampu menolerir telur selama melakukan tantangan makanan tersebut.

Para peneliti mengatakan gejala-gejala ringan hingga sedang yang muncul dari alergi telur ini berupa gatal serta pembengkakan pada mulut dan tenggorokan.

Seperti dilansir Kidshealth, telur sebenarnya makanan yang bagus karena mengandung protein untuk pertumbuhan badan dan perkembangan otak anak. Ketika seseorang alergi terhadap telur, maka sistem kekebalan tubuhnya akan bereaksi berlebihan pada protein dalam telur.

Setiap makanan yang terbuat dari telur masuk ke sistem pencernaan maka tubuh orang yang alergi telur akan berpikir bahwa protein ini berbahaya.

Kemudian oleh sistem kekebalan tubuh direspons dengan menciptakan antibodi spesifik untuk melawan makanan yang dianggap tubuh berbahaya itu. Antibodi imunoglobulin E (IgE) akan memicu pelepasan bahan kimia tertentu ke dalam tubuh, salah satunya adalah histamin.

Nah, ketika orang yang alergi telur makan makanan yang mengandung telur, sistem kekebalan tubuhnya akan mengeluarkan bahan-bahan kimia untuk melindungi tubuh. Pelepasan bahan kimia inilah yang mempengaruhi sistem pernapasan, saluran pencernaan, kulit, dan sistem kardiovaskular. Alergi ini menyebabkan gejala seperti sesak napas, mual, sakit kepala, sakit perut dan gatal gatal-gatal.

Kebanyakan orang yang alergi telur pada protein dalam putih telur, tetapi beberapa orang juga tidak bisa menolerir protein dalam kuning telur. Alergi telur biasanya muncul ketika batita dan bertambah serius ketika usianya mencapai 5 tahun.

MENGATASI ALERGI DINGIN

Alergi dingin terjadi saat udara dingin menyerang sistem daya tahan tubuh yang menstimulasi produksi lendir dalam saluran pernapasan.

 Secara umum, jika tubuh Anda terpapar udara dingin terlalu lama, Anda akan menjadi lebih mudah terserang flu. Udara dingin memang berpotensi menyerang jaringan di bagian hidung dan menimbulkan pembengkakan, hidung tersumbat, pilek dan flu. Namun, bagi penderita alergi dingin, berada pada tempat dengan temperatur udara yang rendah tanpa perlindungan baju hangat, munculnya flu seringnya bersamaan dengan gejala alergi dingin.
Gejala awal alergi dingin adalah saat udara dingin menyerang jaringan di bagian hidung, tubuh menstimulasi produksi lendir berlebihan di saluran pernapasan dam membuat saluran di jaringan hidung melebar dan kemudian membengkak sehingga menyebabkan hidung tersumbat. Udara dingin yang ekstrim dapat juga memicu reaksi asma. Oleh karena itu penderita asma sebaiknya mengenakan baju yang cukup hangat sebelum terpapar udara dingin.
Selain pilek atau flu, alergi dingin dapat timbul dalam bentuk lain yang lebih serius yaitu urtikari, atau di Indonesia lebih dikenal dengan Biduran. Jenis alergi dingin ini cukup sering terjadi karena iklim tropis di Indonesia membuat kita terbiasa dengan cuaca panas, sehingga pada beberapa orang yang memiliki jaringan kulit yang sangat sensitif pada histamin akan mengalami Biduran sebagai reaksi dari alergi dingin. Biduran timbul akibat mekanisme pertahanan tubuh bereaksi terhadap udara dingin dengan mengeluarkan histamin secara berlebihan. Histamin sendiri adalah suatu senyawa kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun pada beberapa orang dapat menyebabkan timbulnya gejala alergi seperti gatal, rasa panas atau terbakar bahkan sampai sesak napas. Bercak kemerahan berbatas tegas dengan bagian tengah yang lebih pucat serta bengkak setempat dapat terlihat jelas pada kulit yang bereaksi pada alergi dingin. Tidak hanya pada kulit yang terpapar udara dingin langsung, namun juga dapat menyebar ke seluruh badan. Histamin juga dapat mengakibatkan pipa saluran napas menyempit sehingga menimbulkan sesak napas atau malah melebar sehingga memecahkan pembuluh darah dan mengakibatkan mimisan.
Namun perlu diingat bahwa Biduran tidak selalu diakibatkan oleh alergi dingin. Biduran dapat juga disebabkan oleh suhu udara yang tinggi, bulu binatang, wewangian, serbuk sari tanaman, debu, spora jamur, juga obat-obatan sejenis penisilin, sulfonamid, salisilat, diuretik, dan lain-lain. Biduran juga dapat diakibatkan oleh alergi makanan yang mengandung protein seperti ikan, telur, udang, kacang–kacangan, atau zat aditif seperti pewarna dan pengawet makanan serta penyedap rasa.
Bila Anda menderita alergi dingin, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya, khususnya di musim hujan. Misalnya, untuk mengurangi rasa gatal pada kulit akibat alergi dingin, Anda bisa mengoleskan bedak dingin atau lotion yang mengandung anti histamin atau Calamine. Anda juga dapat mengkonsumsi obat dari golongan anti histamin. Selain itu, pada keadaan akut, obat dari golongan steroid dapat juga digunakan bila perlu. Hindari timbulnya gejala akibat alergi dingin dengan menghindari kontak dengan udara atau air dingin dengan mengenakan pakaian yang cukup tebal untuk menangkal cuaca dingin, dan sebaiknya Anda hanya mandi dengan air hangat.

Senin, 11 April 2011

Alergi dan Cara Menangani nya! [PENTING!]









Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia berkasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE.

Alergi timbul bila ada kontak terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi. Zat penyebab alergi ini disebut allergen. Allergen bisa berasal dari berbagai jenis dan masuk ke tubuh dengan berbagai cara. Bisa saja melalui saluran pernapasan, berasal dari makanan, melalui suntikan atau bisa juga timbul akibat adanya kontak dengan kulit seperti; kosmetik, logam perhiasan atau jam tangan, dll. Zat yang paling sering menyebabkan alergi: Serbuk tanaman; jenis rumput tertentu; jenis pohon yang berkulit halus dan tipis; serbuk spora; penisilin; seafood; telur; kacang panjang, kacang tanah, kacang kedelai dan kacang-kacangan lainnya; susu; jagung dan tepung jagung;sengatan insekta; bulu binatang; kecoa; debu dan kutu. Yang juga tidak kalah sering adalah zat aditif pada makanan, penyedap, pewarna dan pengawet.

Menentukan penyebab alergi dapat dilakukan dengan cara berikut :

* Menghindari zat yang dicurigai sebagai allergen, kemudian setelah gejala hilang mencoba kembali zat tersebut. Misalnya saja, bila yang dicurigai sebagai allergen adalah makanan, maka sebaiknya berhenti memakan makanan tersebut. Setelah gejalanya hilang, coba kembali memakannya dan melihat apakah terjadi reaksi yang sama.
* Melakukan tes alergi dan melihat riwayat keluarga serta riwayat frekuensi serangan terjadi. Bila salah satu dari orang tua menderita alergi, maka kemungkinan risiko penyakit tersebut diturunkan pada anak sekitar 25%*-30%. Sementara itu, bila kedua orang tua adalah penderita, maka risiko meningkat menjadi 60%*-70%. Selain itu perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang antara lain tes alergi pada kulit, foto rontgen, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan lebih lanjut bila dibutuhkan. Tes pada kulit merupakan pemeriksaan yang sangat sederhana untuk mendiagnosa alergi. Dengan memberikan zat-zat tertentu pada kulit seseorang, dapat diketahui zat yang merupakan allergen pada orang tersebut. Zat dalam jumlah kecil disuntikkan. Bila terjadi pembengkakan pada bagian yang diberi suntikan, maka zat tersebut adalah merupakan allergen.


Mengatasi Alergi

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi :

* Menjaga kelembaban ruangan dengan mengatur sirkulasi angin dan udara.
* Menjaga kebersihan pakaian dan mengganti sprei sedikitnya seminggu sekali.
* Mebersihkan pekarangan dan memastikan tidak ada tumpukan sampah dan genangan air yang akan menjadi tempat timbulnya jamur.
* Konsultasi dengan dokter dan melakukan tes alergi untuk mengetahui allergen-allergen yang harus dihindari. Gejala yang mungkin terjadi akibat alergi adalah: rasa gatal pada tenggorokan; gatal pada mulut; gatal pada mata; gatal pada kulit atau bagian tubuh lainnya; sakit kepala; hidung tersumbat atau hidung meler; sesak napas; bengek; kesulitan menelan; mendadak pilek dan bersin-bersin, dll. Pengobatan alergi tergantung pada jenis dan berat gejalanya. Tujuan pengobatannya bukanlah menyembuhkan melainkan mengurangi gejala dan menghindari serangan yang lebih berat di masa yang akan datang. Gejala yang ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Gejala akan menghilang beberapa saat kemudian.

Pemberian Antihistamin dapat membantu meringankan berbagai gejala. High-Desert Aller Bee-Gone Penanganan alergi yang paling tepat bukanlah dengan obat-obatan melainkan dengan cara menghindari allergen. Secara teoritis, alergi memang tidak bisa dihilangkan, tetapi dapat dikurangi frekuensi dan berat serangannya. Namun sering sekali dalam keseharian, allergen sulit dihindari. Untuk itu, diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah alergi.


PENCEGAHAN


Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi :

* Jagalah kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun diluar rumah. Hal ini termasuk tidak menumpuk banyak barang di dalam rumah ataupun kamar tidur yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi.Usahakan jangan memelihara binatang di dalam rumah ataupun meletakkan kandang hewan peliharaan di sekitar rumah anda.
* Kebersihan diri juga harus diperhatikan, untuk menghindari tertumpuknya daki yang dapat pula menjadi sumber rangsangan terjadinya reaksi alergi.Untuk mandi, haruslah menggunakan air hangat seumur hidup, dan usahakan mandi sore sebelum PK.17.00'. Sabun dan shampoo yang digunakan sebaiknya adalah sabun dan shampoo untuk bayi.Dilarang menggunakan cat rambut.
* Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk. Jika di rumah anda terdapat banyak nyamuk, gunakanlah raket anti nyamuk.
* Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa, bukan kapuk.
* Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal seminggu sekali dengan air hangat akan efektif.
* Hindari menggunakan pakaian dari bahan wool, gunakanlah pakaian dari bahan katun.
* Pendingin udara (AC) dapat digunakan, tetapi tidak boleh terlalu dingin dan tidak boleh lebih dari PK.24.00'
* Awasi setiap makanan atau minuman maupun obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergi. Hindarilah bahan manakan, minuman, maupun obat-obatan tersebut. Anda harus mematuhi aturan diet alergi anda.
* Temui ahli. Konsultasikan dengan spesialis. Alergi yang muncul membutuhkan perawatan yang berbeda-beda pada masing-masing penderita alergi. Mintalah dokter anda untuk melakukan imunoterapi untuk menurunkan kepekaan anda terhadap bahan-bahan pemicu reaksi alergi, misalnya: dengan melakukan suntikan menggunakan ekstrak debu rumah atau dengan melakukan imunisasi Baccillus Calmette Guirine (BCG) minimal sebanyak 3 kali (1 kali sebulan) berturut-turut,dan diulang setiap 6 bulan sekali.


PENGOBATAN

Pengobatan alergi dilakukan dengan farmakoterapi yang memperhitungkan keamanan, efektifitas dan kemudahan dalam pemberiannya ; imunoterapi serta edukasi pasien. Salah satu farmakoterapi yang dianjurkan dalam pengobatan alergi adalah dengan obat anti histamin dari generasi terbaru seperti cetirizin.

Berbeda dengan antihistamin klasik / generasi pertama (misalnya chlorpheniramine, cyproheptadine, dexclorpheniramine, dll), antihistamin generasi kedua / terbaru umumnya memiliki efek sedatif yang rendah (efek mengantuk rendah), efektif dan sebagian bersifat anti - inflamasi ringan. Saat ini salah satu obat anti histamin, yaitu cetirizin telah masuk ke dalam kategori obat wajib apotek dari Badan POM sehingga dapat dibeli di apotek dalam jumlah tertentu dengan melalui resep dokter.



http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6042790

Tips n Trick Berbicara di Depan Umum



Tahukah Anda, tak semua orang yang saat ini berhasil menjadi pembicara atau pelaku presentasi di muka umum adalah orang yang terlahir dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian dari mereka juga kerap dilanda “demam panggung” ketika harus menjadi pusat perhatian di dalam suatu komunitas.

Ya, demam panggung memang bisa melanda siapa saja. Tak hanya seorang public speaker, karyawan biasa yang pada suatu ketika harus mengajukan usul dalam ruang rapat sekalipun bisa saja terserang demam panggung.

Ketika giliran harus menyuarakan pendapat, tiba-tiba hilang seluruh keberanian berikut rangkaian kata yang sudah disusun rapi dalam benak. Atau, saat harus menjelaskan usulan yang sedang dibahas, Anda kehilangan speech control. Bicara pun jadi tak fokus dan terkesan tak berujung pangkal.

Sesi berikutnya, Anda pun ditinggal audiens yang awalnya sudah siap mendengarkan penjelasan dari Anda. Nah, tak perlu putus asa bila kerap mengalami hal demikian! Ada banyak trik yang bisa dilakukan agar rasa percaya diri Anda tumbuh ketika berbicara di depan umum.

1 Jaga Kecepatan Bicara
Jaga laju berbicara agar tetap moderat. Jangan berbicara terlalu cepat. Orang akan sulit mengerti apa yang Anda bicarakan bila berbicara terlalu cepat. Kebanyakan pembicara yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan bicara perlahan, namun tak kehilangan fokus atau jadi membosankan.

2 Kembangkan Bahasa
Luangkan waktu untuk meningkatkan kemampuan kosa kata Anda. Jangan bicara berlebihan, terutama saat sedang melakukan presentasi. Bila kerap menggunakan kata-kata yang berlebihan akan membuat Anda terlihat kurang cerdas. Begitu pula bila kerap menggunakan banyak istilah dalam pilihan kata, hanya untuk membuat Anda tampak lebih berwibawa.

3 Gunakan Diafragma
Bicaralah melalui diafragma (rongga dada). Ini akan memberi Anda resonansi suara dan proyeksi.

4. Buka Tangan
Gunakan gestur (bahasa tubuh) membuka tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Ini akan memberi kesan Anda mengatakan, “Saya tak punya hal yang perlu disembunyikan. Saya hanya bicara yang sebenarnya!” Namun, jangan melakukannya berlebihan, karena akan mengganggu atau mengacaukan perhatian audiens Anda.

5. Pelihara Kontak Mata
Sementara Anda memaparkan pemikiran, sebaiknya lakukan dengan tetap memelihara kontak mata dengan semua lawan bicara Anda. Ini akan membuat Anda tak kehilangan fokus saat berbicara di muka umum.

6. Berdiri Tegak
Cobalah untuk tetap berdiri tegak setiap kali Anda memiliki kesempatan berbicara di depan umum. Jangan simpan tangan Anda dalam saku celana, dan jangan lupa untuk selalu menyunggingkan senyum terbaik, tanpa kesan dibuat-buat.

7. Buang Beberapa Kata
Kebiasaan mengatakan, “Eee…”, “Apa itu”, atau “Anu”, sebaiknya mulai Anda hilangkan saat berbicara di muka umum. Menggunakan frase atau kata-kata seperti ini akan membuat Anda terlihat tak percaya diri dan tidak profesional. 


source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7577677